Jumat, 30 Juli 2010

Perkembangan Teknologi Komunikasi di Indonesia

Perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia sampai dengan saat ini berkembang dengan pesat seiring dengan penemuan dan pengembangan Ilmu Pengetahuan dalam bidang Informasi dan Komunikasi sehingga mampu menciptakan alat-alat yang mendukung perkembangan Teknologi Informasi, mulai dari sistem komunikasi sampai dengan alat komunikasi yang searah maupun dua arah (interaktif). 
Sebagai negara yang sedang berkembang, Indonesia selalu mengadaptasi berbagai teknologi informasi hingga akhirnya tiba di suatu masa di mana pengunaan internet mulai menjadi ”makanan” sehari-hari yang dikenal dengan teknologi berbasis internet (internet based technology). Jaman dahulu sebelum berkembangnya teknologi, orang-orang Indonesia harus menempuh jarak yang jauh untuk mengantarkan sebuah surat atau pesan kepada orang lain, tetapi lain dnegan jaman sekaranga dan perkembangan itu sendiri di Indonesia dimulai dengan Satelit Palapa (9Juli 1976) yang memudahkan arus komunikasi dan teknologi, yakni telepon, fax, dll. Setelah itu perkembangan dilanjutkan dengan berkembanganya jaringan sellular, yaitu GSM pertama di Indonesia, yakni sebuah teknologi komunikasi bergerak yang tergolong dalam generasi kedua (2G). Menurut mentri riset dan tekhnologi (hatta rajasa), melihat hasil penelitian human indeks dari 150 negara, indonesia hanya ada di posisi ke 110. Sedangkan dari achievement technology, Indonesia menduduki nomer 61 dari 64 negara. Maka dari itu, Indonesia harus terus menerus berinovasi dan menghasilkan buah karya atau produk dari IPTEK, sehingga penanaman IPTEK terhadap anak-anak sebagai generasi penerus harus diupayakan sedini mungkin, sehingga pada masa yang akan datang Indonesia pasti akan dapat menyaingi negara-negara lainnya dalam hal teknologi.

Namun, perkembangan ini juga membawa dampak bagi kita. Terutama dalam hal internet.

Internet di Indonesia tidak dilengkapi dengan program penyaringan seperti yang dimiliki oleh Negara Cina. Tidak adanya program khusus penyaringan menyebabkan seluruh situs dapat dijelajahi di Indonesia. Termasuk situs – situs terlarang. Hal ini tentunya dapat merusak moral bangsa.

Lain dengan Negara Cina yang memiliki program penyaringan, sehingga situs yang dapat diakses dari Negara Cina hanya situs – situs yang terpilih saja. Hal ini mengakibatkan rakyatnya tertutup akan informasi tentang politik dunia dan kebudayaan dunia, sehingga mengakibatkan rakyatnya kental akan nasionalisme. Dan ternyata, hal ini juga lah yang menjadi sebab bangsa cina berkembang menjadi bangsa yang maju namun tetap berpegang teguh dengan budayanya.

Seandainya saja Indonesia juga demikian. Namun yang terjadi di Indonesia adalah pembunuhan karakter bagi generasi mudanya. Dengan berbagai kemudahan itu mengakibatkan para generasi muda menjadi malas. Misalkan dalam mengerjakan tugas tugas, mereka kerap mencarinya dari internet. Selain itu, internet pun dimanfaatkan para siswa saat mengerjakan soal – soal ujian.

Namun, secara nyata, dampak positif pun tetap lebih mendominasi. Berbagai kemudahan dapat membawa seseorang ke zaman modernisasi dan globalisasi. Sehingga dapat meningkatkan pengetahuan diseluruh wilayah Indonesia.

Kemajuan teknologi komunikasi juga menimbulkan suatu budaya baru / budaya massa di kalangan penggunanya. Salah satunya prestise, yang mengakibatkan sesorang akan haus akan teknologi karena baginya, dengan ia mengikuti kemajuan teknologi maka akan menjadikannya individu yang modern.

By Kharida Dwi F (D1E008056)

0 komentar:

Posting Komentar