
Internet merupakan rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Manakala Internet ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.
Seperti yang kita ketahui, jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran(decentralization) / pengetahuan (knowledge) informasi dan data secara ekstrim. Perkembangan Internet juga telah mempengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet.
Dari yang muda, sampai yang tua sepertinya tidak mau ketinggalan menggunakan internet. Hal ini seakan – akan membentuk suatu budaya internet, dimana berbagai informasi dapat dicari dengan mudah melalui jaringan ini.
Apalagi, pada zaman sekarang, sudah banyak sekolah yang menyediakan layanan internet gratis bagi siswanya, baik di perkotaan maupun di pedesaan. Hal ini menyebabkan internet dapat dimanfaatkan oleh para siswa dimana pun mereka berada. Walau pun tidak semua sekolah memiliki jaringan internet.
Tidak hanya itu, warung internet, tempat yang menyewakan fasilitas internet, sekarang sudah menjamur dimana – mana. Ditambah lagi, adanya hotspot dan layanan internet pada handphone. Hal ini tentu saja yang membuat banyak kalangan tidak menganggap internet adalah hal yang mewah dan langka.
Seiring dengan kemajuan teknologi, banyak anak – anak yang sering memanfaatkan jaringan internet untuk mencari informasi atau pun sekedar untuk bersenang – senang, seperti mengakses game online, atau pun mengikuti jejaringan sosial. Tapi tentu saja, hal ini akan membawa dampak bagi anak tersebut, baik dampak negative, maupun positive.
Mengapa demikian?Saya dapat mengatakan hal tersebut karena, usia anak – anak, merupakan usia yang sangat rentan. Apa lagi, usia anak – anak merupakan tangga dasar dalam membentuk jenjang kepribadian seseorang.
Seperti yang kita ketahui, jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran(decentralization) / pengetahuan (knowledge) informasi dan data secara ekstrim. Perkembangan Internet juga telah mempengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet.
Dari yang muda, sampai yang tua sepertinya tidak mau ketinggalan menggunakan internet. Hal ini seakan – akan membentuk suatu budaya internet, dimana berbagai informasi dapat dicari dengan mudah melalui jaringan ini.
Apalagi, pada zaman sekarang, sudah banyak sekolah yang menyediakan layanan internet gratis bagi siswanya, baik di perkotaan maupun di pedesaan. Hal ini menyebabkan internet dapat dimanfaatkan oleh para siswa dimana pun mereka berada. Walau pun tidak semua sekolah memiliki jaringan internet.
Tidak hanya itu, warung internet, tempat yang menyewakan fasilitas internet, sekarang sudah menjamur dimana – mana. Ditambah lagi, adanya hotspot dan layanan internet pada handphone. Hal ini tentu saja yang membuat banyak kalangan tidak menganggap internet adalah hal yang mewah dan langka.
Seiring dengan kemajuan teknologi, banyak anak – anak yang sering memanfaatkan jaringan internet untuk mencari informasi atau pun sekedar untuk bersenang – senang, seperti mengakses game online, atau pun mengikuti jejaringan sosial. Tapi tentu saja, hal ini akan membawa dampak bagi anak tersebut, baik dampak negative, maupun positive.
Mengapa demikian?Saya dapat mengatakan hal tersebut karena, usia anak – anak, merupakan usia yang sangat rentan. Apa lagi, usia anak – anak merupakan tangga dasar dalam membentuk jenjang kepribadian seseorang.
Menurut Erickson dalam Tahap – Tahap Perkembangan Psikososial, apa pun stimuli yang diterima oleh seorang anak, akan membekas dan secara aktif akan diterima ti otaknya. Apalagi pada usia anak – anak merupakan usia yang rentan dimana seorang anak akan mengalami pembentukan identitas yang tentu saja akan dipengaruhi oleh hal – hal di sekitarnya.
Coba bayangkan jika stimuli yang diterima merupakan hal – hal berbau negative dan tidak mendidik yang dibacanya saat sedang mengakses situs di internet. Tentu saja itu akan mempengaruhi perkembangannya. Bias saja ia akan ikut terbawa hal –hal tersebut. Disinilah peran orang – orang terdekatnya diutamakan. Terutama orang tuanya.Orang tua harus mampu membimbing dan terus mengawasi anak – anaknya agar tidak terjerumus dalam lembah hitam atau dampak negative dari internet. Orang tua harus mampu mengarahkan anak – anaknya untuk menggunakan internet dengan baik dan tidak melanggar norma, demi kebaikan si anak itu sendiri.
Coba bayangkan jika stimuli yang diterima merupakan hal – hal berbau negative dan tidak mendidik yang dibacanya saat sedang mengakses situs di internet. Tentu saja itu akan mempengaruhi perkembangannya. Bias saja ia akan ikut terbawa hal –hal tersebut. Disinilah peran orang – orang terdekatnya diutamakan. Terutama orang tuanya.Orang tua harus mampu membimbing dan terus mengawasi anak – anaknya agar tidak terjerumus dalam lembah hitam atau dampak negative dari internet. Orang tua harus mampu mengarahkan anak – anaknya untuk menggunakan internet dengan baik dan tidak melanggar norma, demi kebaikan si anak itu sendiri.
by Kharida Dwi F. (D1E008056)
0 komentar:
Posting Komentar